Membaca Shalawat saat Nama Nabi Disebut

Membaca Shalawat saat Nama Nabi Disebut
Wajib bagi setiap Muslim membaca shalawat,صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ “shalallahu alaihi wasallam”, ketika mendengarkan nama Nabi Muhammad disebut. Ini sesuai dengan sabda Nabi sebagaimana tertulis dalam Hadist Sunan Termidhi No. 3545 Kitabu Da’awat, bahwa seseorang akan keropos (gruwung = Jawa) hidungnya bila ia tidak mengucapkan salawat ketika mendengar nama Rasulullah disebut. Artinya, mereka yang tidak mengucap shalawat saat Nama Nabi disebut, diancam siksa NERAKA.
Selain menjelaskan ancaman bagi orang yang tidak mengucap shalawat, Hadist Sunan Termidhi No. 3545 Kitabu Da’awat, juga mengisyaratkan kerugian bagi seseorang yang menjumpai bulan Ramadhan, akan tetapi dosa-dosanya belum diampuni. Jadi sangat rugi seseorang yang memasuki bulan Ramadhan tidak meningkatkan ibadah dan amal baiknya namun malah memperbanyak perbuatan maksiat.
Begitu juga Hadist Sunan Termidhi No. 3545 merupakan peringatan bahwa seorang anak tidak dapat masuk Surga karena tidak bisa menetapi kewajibannya terhadap orang tuanya yang sudah usia tua renta.
3545 – حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدَّوْرَقِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا رِبْعِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ إِسْحَاقَ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ المَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيَّ، وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ، وَرَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ أَدْرَكَ عِنْدَهُ أَبَوَاهُ الكِبَرَ فَلَمْ يُدْخِلَاهُ الجَنَّةَ» قَالَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ: ” وَأَظُنُّهُ قَالَ: أَوْ أَحَدُهُمَا ” [ص:551] وَفِي البَابِ عَنْ جَابِرٍ، وَأَنَسٍ: هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ مِنْ هَذَا الوَجْهِ وَرِبْعِيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ هُوَ: أَخُو إِسْمَاعِيلَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ، وَهُوَ ثِقَةٌ، وَهُوَ: ابْنُ عُلَيَّةَ وَيُرْوَى عَنْ بَعْضِ أَهْلِ العِلْمِ قَالَ: إِذَا صَلَّى الرَّجُلُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً فِي المَجْلِسِ أَجْزَأَ عَنْهُ مَا كَانَ فِي ذَلِكَ المَجْلِسِ
__________
[حكم الألباني] : حسن صحيح
… Abi Hurairah meriwayatkan, Rasulullah s.a.w. bersabda: “Akan keropos hidungnya seseorang ketika namaku disebut disisinya maka ia tidak mengucap shalawat atas Aku dan akan keropos hidungnya seseorang ketika Ramadhan telah masuk kepadanya kemudian Ramadhan habis sebelum ia diampuni, dan akan keropos hidungnya seseorang yang menjumpai ayahnya disisinya sudah tua renta namun tidak dapat membantunya masuk surga”.
[Hadist Sunan Termidhi No. 3545 Kitabu Da’awat]

Tentang Toko BAROKAH

Melayani anda dengan baik dan amanat dengan tujuan ingin mendapatkan keridhoan dan rizky yang halal dari TUHAN YANG MAHA ESA
Galeri | Pos ini dipublikasikan di pengajian islam dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s