Jual Madu Sumbawa Asli – Murni Tanpa Campuran

Mitos SALAH “Madu Tidak Disukai Semut”
Masyarakat Salah Kaprah Mengenai “Madu Yang Tidak Disukai Semut”

Mitos SALAH “Madu Tidak Disukai Semut”
Masyarakat Salah Kaprah Mengenai “Madu Yang Tidak Disukai Semut”

Sampai saat ini masayarakat masih percaya mitos mengenai madu, dimana semut tidak akan mengerubuti madu asli, padahal kenyataan di alam semut, laba-laba, serangga selain lebah, monyet, cicak, monyet, harimau dan beruang sangat suka akan madu. Hanya monyet dan berung yang berani mengambil madu langsung dari sarang lebah hingga diserang ribuan lebah, sementara hewan lain menunggu madu tersebut menentes dari sarang lebah. Hewan-hewan tersebut memiliki kepekaan yang sangat tinggi sehingga mampu medeteksi madu asli dan palsu. Hewan tersebut mampu medeteksi zat beracun dan zat kimia yang ditambahkan manusia (contoh : pengental, perasa, pewarna, pengawet, dll). Contoh ikan yang berformalin pasti tidak akan dikerubungi oleh lalat, sementara ikan yang fresh tidak berformalin maka akan banyak lalat yang mengerubunginya.
Kepercayaan masyarakat terhadap mitos yang keliru tersebut dapat dibuktikan kebenarannya melalui video berikut, dimana dalam proses tersebut terdapat semut yang mengerubungi sarang lebah untuk mengambil madu dari sarang lebah.
Sarang Lebah Dirubungi Semut,Semut Menyukai Madu Impor,Madu Asli Dirubungi Semut,Lebah Mengusir Semut Di Sarang,Semut Di Sarang Lebah

7 Manfaat Madu

Madu sering juga disebut-sebut sebagai cairan ajaib. Hal ini dikarenakan khasiat dan manfaat madu untuk kesehatan tubuh serta kecantikan tidak diragukan lagi. Bahkan sejak jaman dulu madu sudah digunakan sebagai obat maupun bahan obat. Dalam ajaran Islam, sejarah Mesir, dan sejarah peradaban China sekalipun madu sudah dikenal dan dimanfaatkan khasiatnya.

Adapun kandungan madu menurut USDA Nutrient database madu mengandung nilai gizi madu per 100 g: Gula 82.12 g, Serat 0.2 g, Energi 304 kcal, Karbohidrat 82.4 g, Lemak 0 g, Protein 0.3 g, Asam Pantotenat (Vit. B5) 0.068 mg (1%), Vitamin B60.024 mg (2%), Folat (Vit. B9) 2 mg (1%), Air17.10 g, Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%), Niacin (Vit. B3)0.121 mg (1%), Fosfor 4 mg (1%), Potasium 52 mg (1%), Vitamin C0.5 mg (1%), Kalsium6 mg (1%), Besi 0.42 mg (3%), Magnesium 2 mg (1%), Sodium 4 mg (0%), Zinc 0.22 mg (2%). Semua kandungan tersebut sangat bermanfaat untuk tubuh.

7 Manfaat madu untuk kesehatan:

1. Mencegah Kanker
Kandungan flavonoids yang terdapat pada madu serta antioksidannya dapat mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung. Sementara itu kandungan karsinogen pada madu bisa mencegah beragam tumor.

2. Meningkatkan sistem imun (kekebalan tubuh)
Madu juga kaya akan zat antioksidan yang dapat meningkatkan kinerja sistem pencernaan tubuh sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Tidak hanya itu, kandungan Madu mempunyai kandungan nutraceuticals dapat melawan radikal bebas yang masuk dalam tubuh.

3. Meningkatkan Stamina
Menurut hasil penelitian, madu dapat meningkatkan performa (ergogenic),yang dapat meningkatkan performa atlet. Madu dapat membantu tubuh mengontrol gula darah dan juga membantu penyembuhan otot serta pemulihan stamina setelah aktifitas berat.

4. Sumber vitamin dan mineral
Madu juga diketahui kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Kadar vitamin dan minerl tersebut tergantung pada nektar yang dihisap oleh lebah madu tersebut.

5. Menghalau bakteri dan jamur
Madu juga mengandung zat antiseptik yang berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri, hal tersebut mampu menjaga tubuh agar terhindar dari infeksi. Jika seserorang mengalami luka gores ataupun luka bakar, maka madu sering dijadikan obat pertolongan pertama untuk di oleskan sehingga menghindari terjadinya infeksi.

6. Menurunkan berat badan
Berbeda dengan gula yang tinggi kalori dan lukosa, madu mengandung vitamin dan mineral yag dibutuhkan tubuh. Banyak yang meyakini bahwa madu bisa dijadikan obat alami untuk menurunkan berat badan. Biasanya madu dicampung dengan jus lemon diminum pada pagi hari diyakini bisa menghilangkan selulit.

7. Mengobati batuk dan radang tenggorokan
Seperti hanya pada point 6, kandungan anti bakteri pada madu bisa melawan mikrobakteri penyebab radang, bahkan madu dapat membunuh bakter-bakteri yang menyebabkan infeksi pada tenggorokan.

Masih banyak manfaat madu lainya, ini hanya sebagian kecil manfaat dari zat ajaib yang biasa kita jadikan obat. Madu pun bisa dikombinasikan dengan ramuan herbal lainya untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Foto – Foto Madu Super Sumbawa
Madu Super Sumbawa Kemasan 620 ML
Masuk Freezer 3 Hari Tidak Beku
Masuk Freezer 4 Hari Tidak Beku
CaptureNux 2012-08-14 18;13;26
Madu Super Sumbawa Kemasan 620 ML
6

a

b

CaptureNux 2012-08-14 18;13;26

CaptureNux 2012-09-19 06;46;23

honeystomach1

IMG-20120808-02452

Jukok

Jukokk

KRISTAL

madu4

madu-luka-bakar

fresh honey with honeycomb, spices and fruits

Manfaat Madu

Tips Memilih Madu Asli

Mengkonsumsi madu asli satu hingga dua sendok makan setiap hari dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah berbagai penyakit. Tapi sayangnya, banyak beredar madu palsu yang khasiatnya tidak terjamin. Bagaimana cara membedakannya?

1. Campur dengan kuning telur

Campurkan dua sendok makan madu dengan kuning telur, kemudian kocok. Jika kuning telur tampak mengkristal seperti matang, maka madu Anda asli.

2. Kocok madu dalam botol

Madu asli akan berbusa jika dikocok. Busa dan udara yang terbentuk akan naik dan menekan tutup botol sehingga ketika tutup botol dibuka akan terdengar suara letupan kecil.
Akan Berbusa Jika Dikocok

3. Teteskan madu pada kertas koran

Madu asli tidak mudah diserap kertas, karena kadar air yang terkandung di dalam madu asli lebih rendah dibandingkan madu palsu.
Tes Madu Asli Dengan Koran

4. Lebih asam

Madu yang palsu memiliki rasa lebih manis karena ditambahkan gula, sehingga akan dikerubungi oleh semut jika dibiarkan dalam keadaan terbuka.

5. Tidak beku di dalam freezer

Madu asli saat disimpan didalam freezer sampai beberapa hari tidak akan membeku, tetapi akan mengental berbentuk seperti gel. Sebaliknya jika madu palsu atau larutan gula, saat disimpan di dalam freezer akan membeku seperti es batu.
Tidak Beku Disimpan Di Freezer

Diet Madu : Cara Sederhana Menguruskan Badan

diet madu
Madu merupakan pemanis alami yang baik dikonsumsi setiap hari. Anda pun bisa memanfaatkan madu sebagai produk kecantikan untuk melindungi kulit dan menurunkan berat badan. Simak cara sederhana untuk menguruskan badan dengan diet madu seperti yang dilansir dari Boldsky(11/05) berikut ini.

Madu mampu membakar lemak dan menguruskan badan dengan cepat, selain itu madu juga disebut-sebut sebagai nutrisi yang baik dikonsumsi ketika diet.
Madu biasanya dinikmati dengan air, misalnya air panas untuk mempercepat pembakaran lemak dan menguruskan badan tanpa usaha yang terlalu keras.
Madu dan jeruk nipis merupakan menu diet sederhana yang alami, Anda bisa meminum madu dengan campuran jus jeruk nipis dan air putih hangat setiap pagi untuk tetap aktif dan menguruskan badan.
Madu berkhasiat mengontrol rasa lapar, jadi Anda sebaiknya menambahkan beberapa tetes madu di dalam segelas susu, jadilah minuman bernutrisi yang menyehatkan.
Madu juga bisa dicampur ke dalam yogurt rendah lemak sebagai camilan sehat ketika Anda berdiet.
Orang-orang yang berdiet sering menggunakan madu dalam pemanis salad buah. Snack sehat ini jelas mampu membantu Anda menurunkan berat badan.
Selain dicampur ke dalam susu dan yogurt, tambahkan madu bersama sereal untuk sarapan Anda di pagi hari.
Terakhir, campurkan madu dengan air panas dan jus jeruk nipis ketika selesai berolahraga untuk mengembalikan energi namun tetap membantu Anda menguruskan badan.

Selain manis dan menyehatkan, madu ampuh membantu menurunkan berat badan Anda. Jadi tunggu apa lagi, ayo segera lakukan diet madu!

Disunting dari: http://www.merdeka.com

Informasi Mengenai Madu
Kandungan Madu
Bagaimanapun bentuk atau rupa madu yang kita temukan, sebenarnya semua madu memiliki kandungan sebagai berikut:

1. Glukosa
Kandungan zat ini mencapai 75% dan zat gula adalah zat yang dapat memungkinkan dinding sel pembuluh darah untuk mengalirkannya ke darah. Sebaliknya, jika terdapat berbagai sisa zat gula -khususnya gula putih (gula pasir) atau yang dikenal luas dengan nama gula tebu- yang menuntut organ pencernaan untuk melakukan pekerjaan yang bermacam-macam, sehingga dapat mengubahnya menjadi zat gula sederhana berstruktur tunggal seperti glukosa yang dapat diserap oleh darah melalui dinding pembuluh darah.

Sesungguhnya zat gula (glukosa) yang terdapat di dalam kandungan madu, di samping akan dengan mudah diserap, ia juga akan menjadi lebih mudah disimpan. Penyebabnya adalah karena zat ini akan dapat langsung diserap oleh jantung yang akan mengubahnya menjadi glukogen yang dapat disimpan untuk dipergunakan saat dibutuhkan.

2. Beberapa zat asam organik yang jumlahnya mencapai 80%.

3. Protein dalam kuantitas kecil.

4. Zat ragi (enzim) dalam jumlah yang tidak berlebihan yang sangat penting untuk menggerakkan proses metabolisme di dalam tubuh. Beberapa di antaranya ialah:
a. Enzim amilase, yaitu zat yang bertugas mengubah zat pati menjadi glukosa.
b. Enzim invertase, yaitu zat yang bertugas mengubah gula putih (gula tebu) menjadi zat gula berstruktur tunggal (glukosa dan fruktosa) yang dapat diserap tubuh.
c. Enzim katalase dan peroxidase, yang penting bagi kinerja oksida dan pemulihan kondisi tubuh.
d. Enzim lipase, yang memiliki tugas khusus untuk mencerna lemak dan bahan-bahan berlemak lainnya.

5. Bahan-bahan mineral dengan persentase 18%. Meskipun jumlahnya kecil, namun ia memiliki peran yang penting. Karena madu dapat menjadi makanan yang memiliki kemampuan alkalik untuk menghancurkan asam. Ia juga sangat penting dalam proses penyembuhan penyakit-penyakit yang menyerang organ pencernaan yang disebabkan adanya kelebihan kandungan asam dan peradangan

Di antara zat-zat mineral yang terkandung di dalam madu adalah: potasium, sulfur, kalsium, sodium, fosfor, magnesium, zat besi, dan mangan. Semuanya adalah unsur-unsur mineral yang sangat penting dalam proses pembentukan jaringan tubuh manusia.

Sejumlah kecil vitamin yang memiliki tugas fisiologis yang penting. Seperti misalnya vitamin C dan konsentrat vitamin B. Zat-zat ini sangat penting untuk membantu tubuh dalam proses produksi protein, hormon, dan pembentukan selaput bagian dalam dari sel darah. Serta untuk melindungi diri kita dari berbagai jenis penyakit, seperti yang terkandung di dalam vitamin B1 dan B2.

dikutip dari:
buku “Terapi Madu” karya Prof. dr. Sa’id Hamad

Tips Penyimpanan Madu Yang Baik

Simpan madu dalam suhu ruang. Madu memiliki sifat higroskopis. Dengan kata lain, madu mudah sekali menyerap zat – zat yang ada di lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu wadah madu harus tertutup rapat dan jauh dari zat – zat yang berbau tajam.
Wadah yang bagus untuk madu yaitu bahan gelas / beling. Agar terhambat dari proses fermentasi dan kristalisasi, simpanlah pada ruangan dengan suhu sekitar 20 derajat celcius dan kelembaban udara kurang dari 65 % (FAO 2007). Tidak dianjurkan untuk menyimpan madu di dalam lemari es (refrigerator) karena mempercepat terjadinya kristalisasi dan fermentasi. Selain itu, jauhkan dari sinar matahari secara langsung karena dapat merusak kualitas madu yaitu glucose oxidase dan menghentikan aktivitas antibakteri.
Madu tidak boleh disimpan dalam wadah logam untuk mencegah pengkaratan dan penyerapan logam berbahaya. Madu yang disimpan dalam suhu normal, susut 3,6% pada tahun pertama dan susut 25,5% pada tahun kedua karena terjadinya proses fermentasi (Sarwono, 2001). Proses ini menghasilkan alkohol yang selanjutnya berubah menjadi asam asetat. Madu yang rusak rasanya menjadi asam.

dikutip dari:
mediamadupramuka.wordpress.com

Mengapa Madu Mengkristal?

Kristalisasi merupakan proses alami yang merubah cairan madu menjadi padatan / gumpalan. Kristalisasi terjadi ketika glukosa, yang merupakan salah satu dari dua jenis gula utama yang ada pada madu (glukosa dan fruktosa) secara spontan memisah dari ikatannya. Glukosa kehilangan air (menjadi glukose monohydrate) berubah bentuk menjadi kristal yang mengikat komponen madu lainnya membentuk semi padatan. Banyak faktor yang mempengaruhi kristalisasi pada madu, yaitu:
1. Faktor utama yang berpengaruh yaitu kadar glukosa dan kadar air. Kadar glukosa dan kadar air yang tinggi (seperti pada madu karet, kaliandra, kopi) mempercepat proses kristalisasi.
2. Adanya partikel – pertikel kecil seperti debu, bee pollen, sisa lilin atau propolis, dan gelembung udara pada madu dapat juga menstimulasi kristalisasi.
Umumnya, terjadinya kristalisasi tergantung dari jenis madu, penanganan pasca panen, dan kondisi penyimpanan. Kristalisasi pada madu mengurangi kualitas madu yang dijual. Kondisi ketika padatan madu sudah mencair akan mempercepat pertumbuhan khamir pada madu sehingga terjadilah fermentasi yang menghasilkan rasa asam pada madu.
Kristalisasi pada madu dapat dikurangi dengan menjaga suhu madu pada 40 – 71 derajat Celcius selama pembotolan, penyaringan madu sebelum dikemas untuk menghilangkan partikel-partikel yang dapat memancing kristalisasi (National Honey Board, 2006).
Jika madu sudah terlanjur mengkristal, sebaiknya madu dituang ke wadah dan rendam dalam air hangat sambil diaduk sampai kristalnya hancur. Atau tuang madu ke dalam wadah yang tahan panas, kemudian panaskan dalam microwave. Aduk setiap 30 detik sampai kristalnya mencair. Ingat, untuk mencairkan kembali kristal madu tidak dianjurkan untuk merebusnya.

dikutip dari:
mediamadupramuka.wordpress.com

Sejarah Tentang Lebah & Madu
LEBAH MADU
Lebah madu adalah salah satu jenis serangga dari sekitar 20.000 spesies lebah. Saat ini ada sekitar tujuh spesies lebah madu yang dikenal dengan sekitar 44 subspesies. Semua spesies ini termasuk dalam genus Apis. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Selain itu mereka juga membuat sarang dari lilin, yang dihasilkan oleh para lebah pekerja di koloni lebah madu.Lebah madu yang ada di alam Indonesia adalah A. andreniformis, A. cerana dan A. dorsata, serta khusus di Kalimantan terdapat A. koschevnikovi.

Sejarah Lebah Madu
Lebah madu telah di kenal oleh manusia sejak jaman budaya-budaya kuno beberapa ribu tahun yang lalu. Dalam Bibel pada bagian perjanjian lama disebutkan Manna diturunkan Allah di Padang Pasir Sinai sewaktu Nabi Musa memimpin umat Israel yang tersungut-sungut karena kekurangan makanan. (Keluaran 16:13-35) Manna (honeydew) diartikan sebagai makanan dari surga karena enaknya (Sihombing D.T.H,1997, Ilmu ternak Lebah Madu Madu, UGM Press, Yogyakarta).
Al Qur’an juga menempatkan secara istimewa lebah madu menjadi sebuah judul yaitu An Nahl (lebah Madu). dalam salah satu ayatnya (Surah An Nahl ayat 68-69 tertulis: Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir.
Pembudidayaan lebah madu yang kini populer berasal dari kawasan Laut Tengah (Afrika Utara, Eropa selatan dan Asia Kecil) yang selanjut menyebar ke seluruh wilayah dunia. (Sihombing D.T.H:1997). Bangsa Mesir Kuno membuat corong dari tanah liat sebagai sarang lebah, kemudian dari keranjang anyaman. Di Afrika lebah madu dipelihara dalam bongkahan kayu berbentuk silinder dan sarang tersebut digantung di pohon. Bangsa Rusia sebagai pengembang lebah madu secara modern, malahan disebut sebagai daerah lahan madu. Rusia mulai mengembangkan peternakan madu sejak abad ke 10 hingga kini secara besar-besaran. Mereka yang menemukan sarang lebah madu yang bisa dipindah-pindahkan, teknik tersebut diperkenalkan oleh Peter Prokovich (1775-1850).

MADU

Madu mengandung glukosa (dekstrosa) dan fruktosa (levulosa) dalam jumlah yang tinggi. Menurut Winarno (1982), kadar dekstrosa dan levulosa yang tinggi mudah diserap oleh usus bersama zat-zat organic lain, sehingga dapat bertindak sebagai stimulant bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan. Selain itu, madu juga memiliki sifat antimkiroba. Berdasarkan hasil peneliti Komara (2002), madu memiliki aktivitas senyawa antibakteri terutama pada baktero Gram (+), yakni bakteri S, Aureus, B. cereus

Khasiat dan Manfaat Madu
Madu dapat dikonsumsi oleh segala tingkatan ,dari Janin hingga Orang tua.
1. Janin : Madu dapat memperkuat janin yang lemah dalam kandungan ( rahim ).
2. Ibu Hamil : Madu membantu menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi, dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan
3. Bayi : Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ ) dan kecerdasan mental ( EQ ) . Hal ini dapat dilihat dewasa ini aneka produk makanan tambahan baik susu atau bubur bayi yang di formulasikan dengan madu seperti Dancow , Frisian Flag , Sustagen ,dsb . Untuk itu kenapa tidak kita berikan saja bagi buah hati kita yang terbaik ,yaitu madu .
4. Anak-anak : membantu agar nafsu makan meningkat ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 )
5. Remaja : Khasiat madu pada akil baligh remaja membuat tumbuh sangat cepat ,gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna.
6. Dewasa : Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stress sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit . Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh ( long shift ) tanpa zat gizi yang memadai rawan terjangkiti penyakit seperti thypus , radang , serta infeksi bakteri lainnya maka dalam hal ini Madu adalah makanan tambahan terbaik.
7. Lanjut Usia : Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula , karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh , dimana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya ( Kesehatan 2001 ).

Sekilas Tentang Madu
Hypocrates, ahli ilmu fisika membiasakan membiasakan diri makan madu secara teratur yang menyebabkan dia dapat mencapai usia 107 tahun, demikian juga halnya Aris Totoles, bapak dari “Natural Science” beranggapan bahwa madu memiliki sifat yang unik yang dapat meningkatkan kesehatan manusia dan memperpanjang usia, dalam arti dalam usia tua masih mempunyai stamina yang kuat dan gangguan penyakit sangat jarang dijumpai. Demikian juga Ibn sina (Avicenna), ilmuwan yang tersohor itu menganjurkan kita mengkonsumsi madu, karena dapat menjaga kekuatan sehingga masih mampu bekerja pada usia tua (senja). Dia juga menganjurkan agar manusia yang telah berusia 45 tahun sebaiknya mengkonsumsi madu secara teratur.
Semakin tinggi tingkat teknologi suatu negara, semakin tinggi kesadaran akan arti madu dalam menu masyarakat sehari-hari. Mereka semakin mendambakan lebih banyak mengkonsumsi “natural foods”. Madu buan saja termasuk kategori “natural foods”, tetapi juga dalam “natural health foods”.
Dari berbagai negara yang paling gemar mengkonsumsi madu adalah masyarakat Jerman Barat dan Swiss. Dua negara tersebut negara paling rewel terhadap persyaratan keamanan makanan bagi rakyatnya. Mereka rata-rata mengkonsumsi madu 800 gram 1,4 kg/orang/tahun. Amerika Serikat dan Inggris termasuk lebih rendah konsumsi madunya, yaitu berturut-turut rata-rata 400 – 500 gram dan 250 – 350 gram/orang/tahun.
Berbeda dengan gula biasa yang terdapat dalam permen atau gula yang dapat merusak gigi (carries) yang diakibatkan oleh tumbuhnya bakteri pembusuk yang disebut bakteri asam laktat, madu mengandung antibiotika. Meskipun pH-nya rendah, tetapi karena kandungan mineralnya tinggi mempunyai potensi bersifat basa, dan karenanya dapat berfungsi sebagai desinfeksi terhadap rongga mulut. Nenek moyang kita sering menganjurkan berkumur madu encer (± 15%) untuk menyembuhkan radang rongga mulut.
Dari hasil berbagai penelitian menyatakan bahwa daya antibakteri madu tidak ada sangkut pautnya dengan kadar gula tinggi maupun rendahnya kadar air, tetapi oleh adanya suatu senyawa sejenis lysozyme yang memiliki daya antibakteri. Senyawa tersebut lebih popular dengan nama ‘inhibine’. Bakteri gram negatif lebih peka terhadap ‘inhibine’ daripada gram positif. Inhibine sangat peka terhadap panas. Pada suhu 600C keaktifan inhibine dalam madu hilang hanya dalam waktu 15 menit.
Dikutip Dari Hot Thread Kaskus

Tentang Toko BAROKAH

Melayani anda dengan baik dan amanat dengan tujuan ingin mendapatkan keridhoan dan rizky yang halal dari TUHAN YANG MAHA ESA
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s